Pasangan Nurhasan-Karim Saleh (Nurkarim) makin percaya diri memenangkan pertarungan di pemilukada Maros. Kandidat nomor satu itu terus mendapat dukungan dari kelompok masyarakat. Minggu, 13 Juni kemarin, Nurkarim mendapat dukungan dari tokoh Maros, Irwansyah Kasim DM.Mantan bakal calon bupati Maros ini juga membawa sejumlah partai politik (parpol) yang mengusungnya selama ini ke pasangan nomor urut satu tersebut untuk memenangkannya 23 Juni mendatang.
Saat deklarasi, Wawan, sapaan akrab Irwansyah, menyatakan, dia mengalihkan dukungan ke Nur Karim karena memiliki visi-misi yang hampir sama saat mencalonkan diri. Sehingga tidak ada alasan baginya, tidak mendukung pasangan tersebut.
"Dari enam pasangan, semuanya bagus. Tapi dari enam itu, Nurkarim memiliki visi yang sama dengan saya. Nurkarim juga berani mempertaruhkan jabatannya untuk mengundurkan diri dalam waktu dua tahun, apabila tidak ada perubahan,” tandas Wawan, saat menyampaikan keterangan resminya, di depan Nurhasan, pimpinan partai yang mendukungnya, serta sejumlah sukarelawannya, di Warkop Dg Tene Maros, kemarin.
Selain menyatakan dukungan, rival Bupati Maros Andi Nadjamuddin di Pilkada 2005 itu, juga menyerukan kepada seluruh masyarakat, khususnya para pendukung setianya selama ini, untuk tidak ragu memilih Nur Karim, yang dinilainya bisa membawa perubahan besar, apabila diamanahkan nantinya.
Dalam kesempatan itu, Wawan juga menyatakan kesiapannya untuk segera menyolidkan para pendukungnya yang tersebar di semua kecamatan, agar bersama-sama memenangkan Nur Karim. Bahkan, dia siap menjadi juru kampanye saat kampanye akbar 18 Juni, meski dia masih tercatat sebagai PNS.
"Saya sudah mengajukan permohononan diri mundur dari jabatan saat saya mencalonkan dulu. Tapi kalau itu dipermasalahkan, saya tidak takut dipecat,” tegas Wawan.
Terkait dukungan Irwansyah, Nurhasan mengaku sangat berterima kasih. Sehingga komitmen tersebut, akan menambah spirit melakukan perubahan di Maros. Apalagi, selama ini, dia dan Wawan selalu berkomunikasi tukar pikiran mengenai arah pembangunan kedepan.
"Ini adalah sejarah proses demokratisasi di Maros. Kami berharap, sinergitas yang terbangun, itu terus berlanjut. Saya ditakdirkan menjadi bupati atau tidak, hubungan persaudaraan, sharing pikiran harus tetap kita teruskan," harap Ketua PBR Sulsel itu.
Deklarasi dirangkaikan penandatangan kontrak politik antar Nur Karim dan Irwansyah. Salah satu item, yang menjadi kesepakatan di atas materai, yakni apabila Nur Karim tidak mampu menjalankan program pro rakyat selama tiga tahun, maka harus mundur.
(sumber: www.fajar.co.id)
Pilkada bukan sekedar pesta pora para kaum elit. Hajatan demokratis ini, seharusnya adalah momentum yang ditemukan. Momentum yang dipakai untuk berbenah dan mengatur langkah kedepan. Untuk itu sebuah hajatan seperti Pilkada tidaklah kita sia-siakan begitu saja lewat dengan kegembiraan semu, menghambur-hamburkan uang hanya untuk menunjukan narsisnya politisi.
Sebab semua ini telah memuakkan masyarakat yang hampir sepanjang waktu dijejali dengan urusan pilih-memilih, urusan keluar masuk bilik suara. Lalu setelah itu mereka kembali kehidupan mereka yang masih seperti itu-itu saja. Mereka yang miskin tetaplah miskin, mereka yang susah masih saja dirundung kesusahan. Wajar bila kemudian sikap ketidakpedulian muncul di masyarakat sembari dengan gusar mereka berkata; " siapa sajalah yang terpilih, toh siapa pun yang terpilih nasib kita tidak juga berubah".
Mengapa hal ini terus menjadi penyakit yang terus menjangkiti kehidupan masyarakat kita. Jawabnya, karena banyak partai dan politisi yang melakoni perilaku " ada kesempatan, sikat!" mereka melakukan banyak kompromi demi keuntungan sementara. Maka masyarakat pun memilih untuk tidak mau rugi dan akhirnya mereka pun 'menjual' hak suaranya dengan sembako 50 ribu, 100 ribu hingga seharga mobil mewah atau paling jauh Pilkada hanyalah keinginan 'emosi sesaat'.
Bila kondisi ini semakin parah, maka boleh jadi kita hanya menghambur-hamburkan uang rakyat tetapi kita tidak mendapatkan manfaat apa-apa. Masa depan sebuah daerah dipertaruhkan tidak lebih seharga sekantong beras, beberapa ratus ribu uang, atau sekaleng susu atau bahkan sebungkus rokok. Betapa murah harga 'hak politik' itu !
Maka menjadi sebuah ikhtiar bagi kami, media pendidikan politik masyarakat "Maros Bangkit 2010" ini disebarkan, sebagai ikhtiar membagi gagasan agar hak politik masyarakat tersalurkan dengan cerdas dan sehat. Sebab bagi kami hajatan demokrasi bukanlah masalah satu hari, bukan pula seremonial pilih memilih orang, tetapi kami percaya pada proses dan niatan serta tujuan yang baik selalu dibarengi oleh proses yang berjalan sehat pula. Bagaimana pun ini adalah masalah menyelamatkan pondasi berbangsa kita, tidak untuk hari ini saja tetapi lebih penting untuk masa depan generasi kita nantinya. Proses ini harus melewati jalur yang sehat untuk bisa menyongsong kebangkitan yang sesungguhnya.
Tetapi semua ini adalah kerja banyak orang, semua unsur mesti terlibat secara sadar, semua pihak harus merasa berkepentingan pada masa depan daerah ini atau kita tidak pernah melangkah kemana-mana. Selamanya kita hanya bisa merenungi dan meratapi nasib yang kian terpuruk.
Sungguh tidaklah kami bermaksud menggurui, tetapi kami Haqqul Yaqin, kebangkitan Maros itu selalu punya peluang, tapi kami berharap kita berjalan beriringan menyosongnya.
Sungguh itu harapan kami...
tabe'
REDAKSI
Irwansyah Kasim Dukung Nurkarim
Diposting oleh Cacang di 20.21 0 komentar
Label: Berita Koran
Dua Legislator Sulsel Kampanyekan Nurkarim
Pasangan Nurhasan-Karim Saleh (Nurkarim) memperlihatkan kekuatannya saat kampanye terbuka di Lapangan Camba, Maros, Jumat, 11 Juni kemarin. Pasangan calon bupati dan calon wakil bupati yang diusung PBR dan PKS itu menghadirkan ribuan orang saat kampanye. Dua anggota DPRD Sulsel menjadi juru kampanye Nurkarim kemarin. Keduanya adalah Devy Santi Erawati dari Fraksi PKS dan Wawan Mattaliu dari Partai Bintang Reformasi (PBR). Politikus PKS Maros, Said Patombongi juga tampil sebagai jurkam.
Banyak hal yang dijanjikan Nurkarim. Di antaranya pembukaan lapangan kerja baru, pengelolaan sumber daya alam yang maksimal serta insentif untuk kemandirian desa.
Nurhasan mengatakan kondisi sumber daya alam di Camba, Mallawa, dan Cenrana cukup menjanjikan. Hanya selama ini potensi itu kurang dimaksimalkan. Ketua DPW PBR Sulsel itu mengatakan jika potensi sumber daya alam itu dikelola maksimal, masyarakat di tiga kecamatan itu bisa lebih sejahtera.
"Warga Camba, Mallawa, dan Cenrana tidak butuh ikan bolu. Juga tidak butuh sembako. Yang mereka butuhkan adalah lapangan pekerjaan," kata Nurhasan.
Untuk kemandirian desa dan kelurahan, pasangan calon nomor urut satu ini menyiapkan insentif khusus. Setiap desa dan kelurahan akan mendapat suntikan dana sebesar Rp 400 juta. Menurut Nurhasan, pengelolaan anggaran itu sepenuhnya diserahkan kepada masyarakat desa dan kelurahan.
(sumber: www.fajar.co.id)
Diposting oleh Cacang di 20.17 0 komentar
Label: Berita Koran
Busrah Semangati Nurkarim
Ketua Umum DPP Partai Bintang Reformasi (PBR), Bursah Sarnubi berharap jagoannya, Nurhasan-Karim Saleh (Nurkarim) menang di Pemilukada Maros 2010. Selasa, 8 Juni kemarin, Bursah hadir di Maros untuk menyemangati Nurkarim.
Bursah menggelar pertemuan dengan Nurhasan dan Karim Saleh di Posko Induk Koalisi PBR-PKS, Maros. Dalam kesempatan itu, hadir pula tim sukarelawan pasangan Nurkarim.
Mantan anggota DPR RI tersebut membekali tim pemenangan Nurkarim. Dia memberikan berbagai strategi untuk diterapkan dalam sisa masa kampanye ini. Bursah mengatakan semua tim harus solid dan memiliki militansi tinggi.
Dia mengancam akan memecat kader PBR yang tidak loyal dengan kebijakan partai. Saat berkunjung ke Maros kemarin, Bursah didampingi sejumlah pengurus DPP PBR. Mereka antara lain Ketua DPP Bambang Budiono dan Ketua DPW PBR Banten, Mahdar Nur.
Tim pemenangan Nurkarim, Asri, mengatakan Bursah juga siap turun menjadi juru kampanye pada kampanye akbar nanti. Bursah mengaku siap all-out untuk memenangkan pasangan ini.
Calon bupati Nurhasan mengaku terharu dengan kedatangan Bursah ke Maros. Menurutnya, kedatangan tersebut memberi semangat kepada dirinya dan tim pemenangannya untuk bekerja keras pada sisa masa kampanye ini.
(sumber: www.fajar.co.id)
Diposting oleh Cacang di 20.13 0 komentar
Label: Berita Koran
Nurkarim Janji Hibahkan Gaji untuk Fakir Miskin Maros
Maros yang berprestasi.
(sumber: www.tribun-timur.com)
baca selengkapnya......
Diposting oleh Cacang di 20.11 0 komentar
Label: Berita Koran
Malam ini, Nurkarim Dzikir
(sumber:www.tribun-timur.com)
Diposting oleh Cacang di 19.58 0 komentar
Label: Berita Koran
Pedagang Ikan Menjerit
"Selama sepekan kurangmi orang beli ikan di Pasar Turikale, itumi kodong tegana orang kasi begini orang kecil seperti saya. Padahal itu tommi yang diharap dari keuntungan jualan bisa kasi makan istri dan anakku di rumah, jadi siapa mi yang mau beli ikanku ini, karena masyarakat dapat pembagian ikan dari calon bupati," jeritnya dengan raut muka lemas.
Menurut Dg Nai, ada banyak rekannya sesama penjual ikan mengalami nasib serupa dengannya.
"Jadi kalau begitumi, bagaimana nasib kita ini kodong. Sudah susahmi cari uang, ditambah lagi ada orang bagi-bagi ikannya cuma-cuma," sesalnya.
(Sumber: www.ujungpandangekspres.com)
Diposting oleh Cacang di 12.03 2 komentar
Label: Berita Koran
LIRA Minta Bupati Maros Netral
Dia mencontohkan kegiatan yang dilakukan Bupati Nadjamuddin Aminullah, Senin (24/5) di kampung Jembatangkeru Desa Mattoaanging, Kecamatan Bantimurung. Syahriwijaya juga hadir di tempat itu padahal undangan yang diterima kepala desa dan lurah sekecamatan Bantimurung adalah silaturahmi dan kunjungan kerja Bupati Maros.
Anwar menyebutkan, beberapa staf pemerintahan yang hadir di acara itu mengaku kaget juga dengan kehadiran kandidat Bupati di tempat itu.
Menurut Anwar, Bupati Maros hendaknya menjelang pilkada ini tampil sebagai tokoh masyarakat dan berdiri di tengah-tengah semua kandidat sebagai pengayom.
"Kami hargai Pak Nadjamuddin sebagai Bupati dan orangtua kami, makanya kami mohon di akhir masa jabatan ini memberikan pendidikan politik yang elegan bagi warga Maros dan bersikap netral dalam pilkada Maros," kata Anwar.
Anwar yang juga dikenal sebagai aktivis pemuda Maros ini juga berharap agar seluruh staf pemerintahan di Maros khususnya Kepala Dinas dan Camat bersikap netral dalam pilkada ini. Ia juga berharap Panwas Maros lebih aktif untuk mengecek camat dan kepala dinas yang memihak kandidat tertentu.
(Sumber: www.ujungpandangekspres.com)
Diposting oleh Cacang di 11.54 1 komentar
Label: Berita Koran
Nur-Karim Janji Buat Kejutan di Maros
"Ini bertujuan meningkatkan tali silaturahmi. Kami tidak memobilisasi warga tetapi secara sukarela datang ke rumah yang kami buka setiap saat," kata mantan Staf Ahli Bidang Keuangan dan Anggaran DPR RI.
Nurhasan menyebut zikir dan doa bersama tersebut selalu mendapat apresiasi positif dari warga karena setiap digelar selalu dipadati warga yang datang.
"Saya terharu sekali melihat warga yang begitu tulus berjuang bersama kami. Mudah-mudahan, ini tanda-tanda kemenangan kita semua," jelasnya.
Sekretaris DPW PBR Sulsel, Agus Salim Alwi, menyebut akan ada kejutan di Pilkada Maros. Sejumlah tokoh penting akan bergabung dengan Nur Karim.
Namun, ia masih enggan menyebut tokoh-tokoh tersebut. Pihaknya juga optimistis bisa memenangkan Pilkada Maros. "Kita bisa melihat apresiasi warga dan tingkat penerimaannya mengenai program yang kami tawarkan," jelasnya.
Sejumlah tokoh nasional asal Sulsel akan menjadi juru kampanye pasangan ini seperti Wakil Ketua DPR RI Anis Matta dan Ketua Badan Anggaran DPR RI Tamsil Linrung.
(sumber: www.tribun-timur.com)
Diposting oleh Cacang di 00.44 0 komentar
Label: Berita Koran
Aktivis "Patungan" Bantu Nurhasan
Pasangan yang diusung PBR, PKS, dan koalisinya itu dinilai serius mengawal gerakan pembangunan demokrasi dan antokorupsi.
Sumbangan berupa uang tunai jutaan rupiah itu diserahkan bersama nota demokrasi oleh Koordinator Gamudasi, Muhammad Nur, kepada Koordinator Pemenangan Nur-Karim, Muhammad Nurjaya, di Warung Kopi Dg Te'ne, Maros, Senin (10/5).
"Sumbangan dan nota demokrasi yang diserahkan oleh Gamudasi adalah sebuah amanah yang mesti diapresiasi secara serius oleh Tim Nur-Karim, minimal ini menjadi catatan bahwa Nur-Karim mendapat kepercayaan besar," kata Nurjaya.
Gamudasi berharap dengan adanya penyerahan nota tersebut dapat memberi support bagi terbangunnya pola demokrasi yang lebih sehat, sekaligus bentuk apresiasi yang sangat dalam terhadap keberaniannya untuk menandatangani kontrak kerja 700 hari dan jika gagal akan mundur.
"Bagi kami, Nurhasan adalah satu-satunya kandidat yang memiliki program yang terukur yang kami yakini bisa menjadikan Maros menjadi lebih baik. Hal lain yang menarik bahwa Nurhasan adalah kandidat yang datang dari latar belakang orang biasa," kata Nur.
Gamudasi adalah kelompok pemuda dari berbagai kalangan yang berkomitmen untuk mengawal seluruh proses pembangunan demokrasi yang ada di Sulsel dari bahaya laten korupsi.
Sumber sumbangan yang diserahkan kepada Nur-Karim berasal dari hasil 'patungan' anggota Gamudasi. "Sebahagian teman-teman menyisihkan uang belanjanya untuk mendorong bagaimana demokrasi itu bisa tegak dengan baik. Nilainya mungkin kecil, tapi kami berharap itu punya fungsi untuk Nur-Karim," ungkap Sekretaris Gamudasi Sofyan.
(sumber: www.tribun-timur.com)
Diposting oleh Cacang di 00.36 0 komentar
Label: Berita Koran
Nur-Karim Sosialisasi di Moncongloe
Di depan simpatisannya yang juga banyak dihadiri ibu-ibu majelis taklim ini, Hafid memaparkan program-program dan visi misi Nur-Karim. Selain itu, Nurhasan juga memberikan pidato politik.
"Sambutan masyarakat cukup baik dan mereka sangat antusias mendengarkan program-program Nur-Karim. Kita berharap sambutan ini berdampak positif dan kami bisa memenangkan pilkada di daerah ini (Maros)," ungkap Hafid.
Selain ratusan masyarakat, sosialisasi juga dihadiri 1.500-an relawan yang siap memenangkan Nur-Karim. Relawan ini berasal dari partai politik pengusung, kelompok majelis taklim, tokoh pemuda, dan tokoh agama.
Nurkarim diusung dua partai besar, yaitu, Partai Bintang Reformasi (PBR) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Nurhasan mengharapkan agar para relawannya bisa bekerja maksimal sehingga hasil yang dicapai juga bisa maksimal.
"Jangan berpikir menang dulu meski kita targetnya menang. Tapi yang penting kerja keras. Insya Allah akan ada hasil maksimal nantinya,"ujar Nurhasan.
Dalam sehari, Nur-Karim mengunjungi 14 titik daerah untuk sosialisasi. Awalnya, Nur-Karim hanya merencakana tujuh titik tapi setelah dijalani banyak permintaan dari masyarakat sehingga bisa meningkat sampai dua kali lipat.
(sumber: www.tribun-timur.com)
Diposting oleh Cacang di 00.28 0 komentar
Label: Berita Koran
Dianggap Gagal, Nur-Karim Siap Mundur
Hal tersebut disampaikan tim sukses Nur-Karim, Wawan Mattaliu yang juga anggota DPRD Sulsel asal PBR. Menurut Wawan, Nur-Karim berkomitmen siap mundur jika dianggap gagal menjalankan program dengan indikasi progres dibawah 50%.
"Ini komitmen Nur-Karim yang akan mundur jika 700 hari masa jabatannya berlangsung, program yang diusungnya tidak berjalan diatas 50%," imbuh politisi muda yang duduk di Komisi D DPRD Sulsel tersebut.
Wawan menambahkan, ini menandakan optimisme pasangan tersebut. "Hingga saat ini, komitmen kita menyelesaikan Pilkada dalam satu putaran," tandasnya.
Dalam Pemilukada Maros, pasangan Nur-Karim menjual sekira 26 program. Dengan program unggulan adalah perbaikan jalan sepanjang 1600 km yang dinilai masih belum terlaksana sampai saat ini.
(sumber: www.ujungpandangekspres.com)
baca selengkapnya......
Diposting oleh Cacang di 00.22 0 komentar
Label: Berita Koran
Tiap Hari, Nur-Karim Sebar 1.500 SMS
Jika sebelumnya Perempuan PKS melakukan metode door to door untuk memperkenalkan pasangan ini, kembali pemuda yang banyak simpatik dengan pasangan muda yang terkenal dengan sebutan Nur-Karim ini melakukan metode SMS Center kepada masyarakat.
"Ini inisiatif sebagian pemuda di Maros, dengan membentuk SMS center yang setiap hari mengirimkan SMS ke masyarakat untuk memperkenalkan pasangan muda Nur-Karim," tandas Koordinator Tim Pemenangan Nur-Karim, Wawan Mattaliu ditemui disela kesibukannya sebagai Anggota DPRD Sulsel, Rabu (28/4).
Menurut Wawan, metode SMS ini dilakukan pemuda simpatisan diluar tim sukses pemenangan Nur-Karim. "Kita lihat cukup menarik perhatian juga, setiap hari sekitar 1.500 sms terkirim," tandasnya.
Namun Wawan membantah jika SMS yang dikirim tersebut merupakan SMS yang menjelek-jelekkan pasangan lain dalam artian menyebar black campaign yang saat ini sedang gencar dibicarakan di Maros.
"Saya menggaransi metode SMS ini bukan untuk black campaign, karena ini hanya memperkenalkan program kerja Nur-Karim lima tahun kedepan jika pasangan ini terpilih," tuturnya.
(sumber: www.ujungpandangekspres.com)
Diposting oleh Cacang di 00.07 0 komentar
Label: Berita Koran
Masyarakat Marusu Dukung Nur-Karim
Dengan penguatan dukungan yang diperoleh pasangan calon bupati dan wakil bupati Maros, Nurhasan dan A Karim Saleh semakin mengukuhkan diri untuk memenangkan Pemilukada yang akan berlangsung, 23 Juni mendatang.
"Melihat dukungan dari empat kecamatan tersebut tim pemenangan Nur Karim optimis menang di Pemilukada nanti," ujar koordinator pemenangan Nur Karim, Wawan Mattaliu kepada Upeks, Senin (12/4).
Rasa optimis itu, menurut Wawan yang juga anggota DPRD Sulsel ini, karena Nur Karim menawarkan program yang memang menyentuh kepentingan masyarakat Maros. Program tersebut tidak muluk-muluk karena semuanya demi kepentingan masyarakat pedesaan.
"Alhamdulillah setelah kami menjelaskan semua program Nur Karim, masyarakat Marusu menyambut dengan baik. Dan mereka menyatakan dukungan sepenuhnya untuk memenangkan Nur Karim,'' ujar Wawan Mattaliu.
Program yang diusung Nur Karim, memang tidak muluk-muluk. Seperti motto yang digelontorkan, 'Nur Karim ; 'Menata Kota, Membangun Desa'' merupakan program yang sangat bersentuhan dengan kebutuhan masyarakat kota dan desa untuk menuju masyarakat mandiri dan sejahtera.
Seperti diketahui sebelumnya, calon wakil Bupati Maros, A. Karim Saleh yang kelahiran Kec. Camba telah memantapkan diri merekrut pemilih formula dan para pemuda dan pemudi. Dan, bagi calon bupati Maros Nur Hasan merekrut pemuda/di di empat kecamatan, antara lain, Marusu. Bontoa, Turikale, Maros Baru, dan Kec. Lau. Melihat penguatan suara yang dilakukan tim pemenangan tersebut, lanjut Wawan, maka saat ini presentase perolehan dukungan mencapai, 27 persen. "Kami harapkan dalam waktu sebulan ini kami berusaha menggenapkan 31 persen. Insya Allah kami bisa berhasil melihat seluruh tim bekerja dengan baik," papar Wawan.
Wawan menjelaskan, untuk mencapai angka 31 persen itu untuk pihaknya tidak serta merta merasa puas. Tetapi seluruh upaya kami lakukan untuk meyakinkan para pemilih. Bukan saja dari kalangan muda/mudi, tetapi seluruh unsur masyarakat Maros kami libatkan. Terutama, para tokoh agama, pemuda dan pemudi. Inilah kekuatan Nur Karim yang tidak dimiliki kandidat lain," urai Wawan.
(sumber: www.ujungpandangekspres.com)
Diposting oleh Cacang di 13.26 0 komentar
Label: Berita Koran
Pengundian, Nur-Karim Raih Nomor Urut 1
Sementara itu pasangan Syahriwijaya - Andi Burhanuddin berhasil meraih nomor urut dua disusul PasKi (Andi Paharuddin-Devy Khaddafi).
Nomor urut empat Zaenal Abidin Noer-Saladin Hamat, kemudian diurutan kelima diraih Prof Asdar - Rijal Assagaf dan terakhir HM Hatta Rahman-Harmil Mattotorang di nomor terakhir atau nomor urut enam.
(sumber: www.tribun-timur.com)
Diposting oleh Cacang di 04.29 1 komentar
Label: Berita Koran
Nur-Karim Door to Door....
Nur Karim mengintensifkan sosialisasi door to door yang dilakukan tim keluarga, tim pemuda,wanita keadilan, dan simpul aktivis pemuda di seluruh pelosok,mulai Maret lalu hingga menjelang pemungutan suara pada Juni mendatang. Menurut Nurhasan, langkah tersebut sebagai bagian meyakinkan warga mengenai program unggulannya. “Kami ingin menyampaikan ke masyarakat, bahwa program kami memang sesuai kebutuhan warga dan realistis untuk dipenuhi.
Seperti sektor pertanian, itu sangat berpotensi untuk dikembangkan, dengan catatan membangun infrastrukturnya dulu, yakni irigasi. Apalagi sumber mata air,itu terdapat di beberapa daerah,” urai Nurhasan kemarin. Ketua DPW Partai Bintang Reformasi (PBR) Sulsel ini mengatakan, bila sektor pertanian d-imaksimalkan dengan baik, khususnya membangun irigasi, dia sangat optimistis, 2013 mendatang,swasembada pangan bisa dicapai, yakni menghasilkan 500.000 ton beras setiap tahun.
Di pihak lain, pasangan usungan koalisi Partai Demokrat, Andi Paharuddin-Devo Khadapi (Paski), kembali mendapatkan tambahan amunisi. Setelah Andi Alifian Mallarangeng, kini giliran Ketua Umum DPP Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Erwin Aksa, yang siap memenangkan pasangan tersebut.
Bagi putra pendiri Bosowa Corporation, Aksa Mahmud ini, pasangan Paski, khususnya Devo dinilai merupakan birokrat muda, yang dianggap bisa menjadi mitra untuk meningkatkan kerja sama antar pengusaha muda dan birokrat muda. “Untuk itu, saya akan terjun langsung untuk memenangkan Khadafi sebagai wakil bupati dalam pilkada di Maros,” ujar Erwin di hadapan Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu’mang, disela-sela acara Musda HIPMI Sulsel akhir pekan lalu.
Mendengar pernyataan dukungan Erwin, Khadafi mengaku lebih bersemangat untuk memperjuangkan berbagai program kerja untuk disosialisasikan kepada masyarakat. Sementara itu,DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) membekali pasangan Nurhasan-Karim Saleh (Nur Karim) strategi untuk memenangkan Pilkada Maros 2010.
Pembekalan itu diberikan saat Nur Karim diundang ke Sekretariat DPP PKS di Jakarta. Di Jakarta, Nurhasan ditemani Ketua DPD PKS Maros Haris Haya. “Pertemuan membahas bagaimana strategi pemenangan Pilkada oleh calon Bupati,” ungkap Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) PKS Maros Said Patombongi.
(sumber: www.seputar-indonesia.com)
Diposting oleh Cacang di 08.48 0 komentar
Label: Berita Koran
Nur-Karim Mulai Bekali Saksi
Pasangan usungan PKS dan PBR ini memastikan kian percaya diri mampu tampil sebagai pemenang di Pilkada Maros.
Ketua Tim Pemenangan Kabupaten, Nurjaya, Jumat (2/4), menuturkan pelatihan dan pembekalan saksi ini dilakukan karena saksi merupakan hal yang sangat penting ditingkat bawah dalam proses pemilihan dan usai penghitungan suara nantinya.
Pelatihan ini akan diikuti oleh saksi tingkat kabupaten sebanyak 30 orang dan kecamatan tingkat kecamatan 10 orang tiap kecamatan. Pelatihan ini dilaksanakan selama tiga hari di Makassar.
Nurjaya menambahkan jika sampai saat ini sedang dilaksanakan proses perekrutan saksi tingkat desa dan pelatihan akan segera dilaksanakan untuk saksi tingkat desa.
"Proses perekrutan saksi tingkat desa sedang dilaksanakan mudah-mudahan bisa segera dilaksanakan pembekalan untuk saksi tingkat desa, "ujarnya.
Nurjaya mengharapkan pembekalan saksi Nurkarim ini berjalan maksimal dan dapat menghasilkan saksi yang militan. Apalagi pembekalan saksi merupakan hal yang sangat penting karena menjadi ujung tombak dalam perhitungan suara.
Ia menambahkan pembekalan ini disupport oleh salah satu lembaga yang ada di Jakarta. "Mentor pembekalan saksi ini dilakukan oleh lembaga di Jakarta. Mentornya juga yang memberikan pembekalan saksi kepada beberapa calon bupati usungan PKS seperti Nurmahmudi di Tangerang dan berhasil memenangkan, kita berharap di Maros juga bisa menang, "jelasnya.
Lembaga tersebut bersedia memberikan pembekalan karena melihat visi misi pasangan ini sebagai representasi perubahan paling jelas.(ink)
Bentuk Masyarakat Tani Sejahtera
SELAIN pembekalan saksi, pasangan Nur-Karim juga akan membentuk Masyarakat Tani Sejahtera (MTS).
Ketua Tim Pemenangan Kabupaten, Nurjaya, mengungkapkan, MTS itu akan dideklarasikan, Minggu (4/4) besok. MTS diharapkan bisa menjadi satu komunitas yang siap untuk memenangkan pasangan Nur-Karim di Pilkada Maros 2010.
Nurhasan adalah Ketua PBR Sulsel dan Karim Saleh tercatat sebagai salah seorang pegawai di Dinas Perhubungan Maros. Pasangan ini diusung diusung oleh Partai Bintang Reformasi (PBR) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
(sumber: www.tribun-timur.com)
Diposting oleh Cacang di 08.38 0 komentar
Label: Berita Koran
Nur-Karim Gelar Pembekalan Saksi
Seperti yang dilakukan tim pemenangan Nurkarim yang akan menggelar pembekalan saksi Senin (5/4) pekan depan.
Ketua Tim Pemenangan Kabupaten, Nurjaya menuturkan pelatihan dan pembekalan saksi ini dilakukan karena saksi merupakan hal yang sangat penting ditingkat bawah dalam proses pemilihan dan usai penghitungan suara nantinya.
Pelatihan ini akan diikuti oleh saksi tingkat kabupaten sebanyak 30 orang dan kecamatan tingkat kecamatan 10 orang tiap kecamatan. Pelatihan ini dilaksanakan selama tiga hari di Makassar.
Nurjaya mengatakan saat ini sedang dilaksanakan proses perekrutan saksi tingkat desa dan pelatihan akan segera dilaksanakan untuk saksi tingkat desa. "Proses perekrutan saksi tingkat desa sedang dilaksanakan mudah-mudahan bisa segera dilaksanakan pembekalan untuk saksi tingkat desa, "ujar Nurjaya, Jumat (2/4).
Nurjaya mengatakan diharapkan pembekalan saksi Nurkarim ini berjalan maksimal dan dapat menghasilkan saksi yang militan. Apalagi pembekalan saksi merupakan hal yang sangat penting karena menjadi ujung tombak dalam perhitungan suara.
Nurjaya menambahkan, pembekalan ini disupport oleh salah satu lembaga yang ada di Jakarta. "Mentor pembekalan saksi ini dilakukan oleh lembaga di Jakarta. Mentornya juga yang memberikan pembekalan saksi kepada beberapa calon bupati usungan PKS seperti Nurmahmudi di Tangerang dan berhasil memenangkan, kita berharap di Maros juga bisa menang, "jelasnya.
Dia mengatakan lembaga tersebut bersedia memberikan pembekalan karena melihat visi misi pasangan ini sebagai representasi perubahan paling jelas.
Selain melakukan pembekalan, Nurkarim juga akan membentuk Masyarakat Tani Sejahtera yang akan dideklarasikan Minggu (4/4) besok.#
(sumber: www.ujungpandangekspres.com, berita terkait: www.beritakotamakassar.com)
Diposting oleh Cacang di 08.24 1 komentar
Label: Berita Koran
Utusan PKS untuk Menangkan Nur-Karim
Sebulan terakhir, Sekretaris Komisi E DPRD Sulsel ini mendapat amanah baru dari partai untuk menjadi Koordinator Wilayah Wanita Keadilan untuk memenangkan pasangan Nurhasan-Abdul Karim Saleh dalam pilkada Maros.
Sebagai korwil, Devy mendapat tanggung jawab untuk menggarap pemilih di tiga kecamatan, Mandai, Turikale, dan Marusu.
Menurut Devy, 500 Wanita keadilan yang ada di Maros siap mendatangi rumah warga dengan cara door to door tiap Selasa, Rabu, dan Jumat untuk mengenalkan program yang diusung pasangan Nurkarim.
"500 wanita keadilan tersebut tidak semuanya turun tiap minggu, ada jadwalnya dan setiap minggu kita lakukan evaluasi," kata Devy di DPRD Sulsel, Selasa (30/3)
Devi mengaku bersyukur dengan hasil survei LSI yang menyatakan tingkat akselerasi pasangan Nurkarim yang meningkat hingga 110 persen. Metode seperti ini akan dilakukan hingga hari pemilihan.
(sumber: www.tribun-timur.com)
Diposting oleh Cacang di 08.16 0 komentar
Label: Berita Koran
PBR Yakin Nurhasan Menang di Maros
Ketua DPP PBR, Yusuf Lakaseng bersama ketua tim pemenangan Nurkarim, M Nurjaya, serta Sekretaris PBR Sulsel, Agussalim Alwi mengungkapkan hal itu kepada Fajar di gedung DPRD Sulsel. Mereka optimis elektibilitas Nurhasan akan sampai di angka 33 persen.
"Dalam 25 hari terjadi peningkatan 100 persen lebih. Makanya di dua bulan tersisa, tren tersebut kita yakini akan terus naik dan mencapai angka 33 persen. Itu perhitungan matematisnya," kata Yusuf.
Bagi Yusuf, sukses Rusdi Masse di Sidrap akan diikuti Nurhasan di Maros. "Warga Maros suka dengan program Nurkarim. Itulah yang tidak dimiliki kandidat lain. Visi Nurkarim dan programnya jelas," ujar Yusuf.
Nurjaya menambahkan perusakan baliho Nurkarim di sejumlah wilayah di Maros mengindikasikan kalau pasangan ini sangat diperhitungkan. Ia mengatakan berdasarkan laporan timnya, setidaknya ada 17 baliho Nurkarim yang bertumbangan.
Menurut dia, tidak mungkin baliho ini jatuh sendiri lantaran dalam beberapa hari terakhir tidak pernah terjadi angin kencang. "Kita mengimbau aparat keamanan untuk pro aktif. Jangan sampai ada pihak yang dirugikan," katanya.
Yusuf juga mengimbau seluruh kubu bisa menjaga suasana agar tetap kondusif. "Suasana harus dijaga agar kualitas demokrasi yang baik bisa tercapai," kata Yusuf.
(sumber: www.fajar.co.id)
Diposting oleh Cacang di 08.09 0 komentar
Label: Berita Koran
Nur-Karim Besok Sosialisasi Di Turikale
"Tadi pagi, kami sosialisasi di Kecamatan Mandai dan besok di Turikale," terangnya.
Pasangan yang diusung Partai Bintang Reformasi (PBR) dan Partai Keadilan Sejahterah (PKS) ini bertekad untuk mensejahterakan rakyat Maros.
"Program utama kami adalah perubahan total di Maros baik pada segi pemerintahan dan juga akan fokus memperhatikan rakyat," tandasnya.
(sumber: www.tribun-timur.com)
Diposting oleh Cacang di 08.05 0 komentar
Label: Berita Koran